Tak berprikebinatangan

Dalam ilmu tingkah laku hewan yang saya pelajari, ada kaidah bahwa individu hewan itu akan melakukan sesuatu yang akan menguntungkannya dan menghindari sesuatu yang merugikannya. Namun ada “anomali” yang terjadi, yang individu tersebut tidak lagi memikirkan dirinya. Bahkan dengan sukarela merugikan bahkan mengorbankan dirinya. Sebuah bukti “cinta” yang tulus dipersembahkan dan dipertunjukkan kepada kita semua. Yaitu, ketika mereka berkeluarga. Lihatlah, bagaimana induk ayam mau rela berpuasa 21 hari untuk mengeram telur. Pada penguin malah si jantan yang mengerami telur berdiam diri di tengah dinginnya salju. Bagaimana rangkong jantan yang tiap hari menyuapi betina yang sedang mengerami telur. Lihat juga ketika hewan berkelompok seperti kerbau atau sapi liar mempertahankan anaknya dari pemangsa. Perhatikan juga, orang tua salmon berjuang darah ke hulu sungai untuk kawin dan bertelur, namun mati jua. Malah ada contoh ekstrim, induk laba-laba memberikan tubuhnya untuk dimakan anak-anaknya yang baru menetas. Semua itu demi keluarga, demi anak, demi melanjutkan keturunan. Berkeluarga dan mengasuh anak itulah sebuah bukti nyata dari cinta sejati. Cinta yang tak mengharapkan keuntungan materi. Secara individu, berkeluarga memang sangat merugikan dan membebani. Tapi begitulah kita sebagai makhluk hidup, yang punya tugas di dunia ini, untuk memastikan generasi berikutnya itu bisa hebat dan melanjutkan estafet cinta sejati.Jadi, saya sangatlah heran, jika ada yang begitu bersemangatnya memperjuangkan hidupnya agar tak punya anak, menjadi aktifis pejuang anti nikah, dan pro terhadap kaum nabi Luth. Seperti apakah arti cinta sejati bagi mereka itu? Yang dalam konteks ini, mereka yang mengaku termasuk ke dalam kingdom animalia secara taksonomi ini pun, bahkan malah tak punya sifat berprikebinatangan. Heran saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: