Cara menggunakan Cit dalam mengutip referensi

Sebagaimana yang telah diketahui, Cit digunakan untuk menuliskan rujukan yang tidak kita dapatkan langsung. Misalnya, Kita menemukan di artikel si Budi 2015 sebuah statement “Ani 2014 menyatakan bahwa cacing itu tidak memiliki kaki”. Maka ketika kita mau mengutip informasi tersebut, kita menuliskannya dengan “Ani 2014 cit Budi 2015 menyatakan bahwa cacing itu tidak memiliki kaki”,... Continue Reading →

Bicara untuk Pilkada

Saya mau bicara lewat aksara untuk pilkada, walaupun sebenarnya ini konteks umum tentang pemimpin. Pilkada adalah tema yang paling hangat saat ini. Sebuah titik loncatan sejarah bagi sebagian besar daerah di Indonesia. Manusia itu diberikan Allah sebuah kemampuan yang makhluk hidup lain tidak ada yang bisa menyainginya. Salah satunya adalah kemampuan berbicara, berkomunikasi. Kita tak... Continue Reading →

Hanya dari data skripsi: sebuah ide percepatan kebermanfaatan hasil penelitian

Banyak hasil penelitian di perguruan tinggi di Indonesia hanya berakhir sampai ke skripsi saja. Tidak banyak yang berhasil diterbitkan ke jurnal ilmiah. Jika data-data pada skripsi ini dikumpulkan, lalu dilakukan analisa yang menghasilkan gambaran secara menyeluruh dan luas, akan menjadi kebermanfaatan yang sangat besar. Walaupun hasil penelitiannya tidak sampai diterbitkan, bukan berarti penelitian tersebut dilakukan... Continue Reading →

Novel Ecosystems

Ketika saya mau bedah sebuah artikel tentang berang-berang (Crait et al. 2015), saya menemukan istilah novel ecosystems di bagian pembahasannya. Penasaran dengan istilah ini maka saya telusurilah. Berikut hasil penelusuran saya. Istilah novel ecosystems, pertama kali diusulkan oleh Hobbs et al. 2006. Mereka ini ingin memperbaiki istilah sebelumnya yang sudah ada yaitu emerging ecosystems (Milton... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: