Berang-berang dalam sosial masyarakat Sumatera Barat

Abstrak

Berang-berang merupakan salah satu hewan yang memiliki hubungan dan peranan dengan kehidupan manusia. Peranannya itu berupa konflik, pemanfaatan, serta mitos dan cerita. Tulisan ini menjelaskan seperti apa berang-berang di dalam masyarakat Sumatera Barat, secara deskriptif berdasarkan informasi-informasi yang dikumpulkan secara non-sistematis sejak tahun 2008. Masyarakat menganggap berang-berang sebagai salah satu hama bagi perikanan. Berang-berang juga dikenal sebagai hewan memiliki batu mustika yang berkhasiat bagi pemilik batu. Kuciang aie, salah satu nama lokal bagi berang-berang, juga memiliki makna kiasan tersendiri bagi masyarakat Sumatra Barat. Berbagai mitos dan cara-cara unik penanganan konflik dengan berang-berang juga dijelaskan di dalam tulisan ini.

Kata kunci: Konflik, Mitos, Kearifan Lokal, Konservasi

Makalah ini telah dipresentasikan dalam Seminar Nasional Biodiversitas dan Ekologi Tropika Indonesia Padang, 19 September 2015. Makalah ini bisa diunduh di –> Berang-berang di dalam masyarakat Sumbar – BioETI 2015. Sampai saat tulisan ini dibuat, prosidingnya belum selesai. Berkas dan tautannya akan diperbarui lagi kalau prosidingnya sudah terbit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: