Apa itu Metapopulasi?

Secara sederhana, metapopulasi itu adalah sub-populasi, jika populasi itu kita pecah-pecah lagi pembagiannya. Dasar pembagian populasi menjadi metapopulasi itu bermacam-macam. Ada yang karena menempati area yang berbeda. Ada juga karena punya relung temporal yang berbeda. Ada juga karena kelompok individu itu punya kepemimpinan yang berbeda (koloni) dll. Jadi, istilah metapopulasi itu digunakan untuk menyebutkan kelompok individu yang merupakan bagian dari populasi. Antar metapopulasi tidak lah terpisah secara tetap, mereka punya interaksi satu sama lain. Hubungan antara metapopulasi ini memiliki dinamika yang menarik, dinamika metapopulasi tentunya juga merupakan dinamika dari populasi itu sendiri.

Metapopulasi juga bisa diartikan sebagai kelompok-kelompok individu di dalam populasi. Di dalam populasi terdapat beberapa metapopulasi. Istilah metapopulasi ini digunakan untuk membagi populasi menjadi kelompok-kelompok penyusun populasi. Tapi dalam kenyataannya, susah juga menentukan secara kasat mata berapa jumlah kelompok yang ada. Karena banyak faktor yang menentukan. Contoh: populasi kuntul kerbau di hamparan sawah. Misalnya kita melihat ada 300 ekor yang sedang berkumpul mencari makan di sawah yang sama. Namun ketika pulang mereka terbang ke arah yang berbeda. Ternyata ada 5 kelompok terbang. Kelompok-kelompok terbang itu bisa disebut dengan metapopulasi. Setelah musim sawah habis, kemudian 5 kelompok itu mencari makan ke sawah-sawah yang berbeda.

Metapopulasi itu juga tergantung dari sudut pandang kita melihatnya. Misal dari 5 kelompok terbang tadi, ternyata ada 2 kelompok yang tempat tidurnya di daerah yang sama, jika dibagi berdasarkan lokasi tempat tidur hanya ada 4 kelompok. Ini juga bisa disebut metapopulasi.

Di artikel berikut ini juga dijelaskan tentang contoh aplikasi metapopulasi di konservasi keanekaragaman hayati serta istilah terkait lainnya seperti source-sink, jerat ekologis dll.
https://aadrean.wordpress.com/2010/08/10/dinamika-metapopulasi-dan-source-sink-serta-contoh-penerapannya-pada-konservasi-burung-migran/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: