Ekologi Lansekap

Bayangkan ketika kita sedang berada di sebuah villa indah di pinggir danau. Danau yang terbentuk karena cekungan besar yang mengumpulkan air resapan tanah yang alirannya bermula dari sebuah gunung yang menjulang dengan kokohnya. Di sekeliling bisa kita lihat pemandangan-pemandangan yang indah. Ada air yang beriak dihembus oleh angin yang sejuk, ada alga di dalamnya melayang-layang. Ikan-ikan berenang, burung berterbangan. Ada pepohonan dan tumpukan serasah dedaunan yang mulai membusuk di sekeliling danau tersebut. Beberapa bulan dan tahun kemudian kita melihat danau yang semakin hijau karena alga semakin banyak. Kita melihat danau lama kelamaan semakin tertutup oleh teratai atau enceng gondok yang tumbuh meluas. Burung air yang semakin tampak sering bermain diantara tumbuhan rawa yang menyediakan berbagai sumber makanan untuk burung air.

Itu lah sebuah contoh bentang alam atau lansekap (landscape).

Dari ilustrasi di atas bisa kita lihat apa yang ada pada lansekap. Pada lansekap itu ada struktur yang menyusun, fungsi masing-masing struktur itu, dan adanya perubahan yang terjadi selama kurun waktu. Jadi kalau kita mengkaji tentang ekologi lansekap, tak cukup dengan membahas apa saja yang ada dalam satu bentangan alam itu. Kita harus juga membahas apa fungsi masing-masing di sana. Dan juga kita harus mengkaji, apa yang terjadi, bagaimana bisa terjadi, apa yang berubah dan bagaimana terjadinya perubahan itu. Semuanya dibahas dalam satu kesatuan yaitu bentang alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: