Jilb**b

Manusia diciptakan dalam 2 jenis kelamin. Yaitu laki-laki dan wanita. Masing-masing memiliki ciri-ciri pembeda. Ciri utama adalah organ kelamin itu sendiri. Ciri berikutnya adalah ciri sekunder. Pada wanita dicirikan tumbuhnya organ penghasil asi, semakin tebalnya jaringan pelindung pada bagian panggul dan semakin banyak produksi kolagen pada kulit. Kalau laki-laki dicirikan dengan tumbuhnya kumis, janggut dan membesarnya jakun-jakun (bahasa Indonesianya apa ya?) sehingga suara makin serak dan ngebass berwibawa. Kedua jenis manusia ini dirancang untuk saling mendambakan dan menyukai ciri-ciri yang dimiliki oleh lawannya. Kecenderungan tertarik terhadap penciri lawan itu tak terkecuali untuk yang dijuluki orang alim sekalipun. Itulah makanya agama kita memberikan panduan agar kita menikah dan menundukkan pandangan.
Ada yang aneh, wanita pasti akan marah jika penciri sekundernya dipandangi oleh laki-laki. Tapi kenapa wanita masih mau memakai pakaian yang dirancang untuk menjadikan pencirinya itu tampil ke publik. Ironisnya, ada yang katanya pakai jilbab yang menutupi rambutnya, namun kedua penciri lainnya mereka share secara public. Untunglah sekarang wanita tersebut sudah dapat gelar pembeda dari wanita baik-baik, yaitu jilb**b. Sekarang saya dapat menjawab dengan enteng kalau ada yang mengatakan “buat apa jilbab kalau perangai masih jelek” Maka saya akan jawab “itu bukan jilbab, tapi jilb**b”. Ada juga efek positif dengan munculnya istilah ini. Wanita baik-baik sekarang ini terlihat sudah mulai memikirkan pakaian yang sebelum ini mereka pakai. Hal ini terpantau dari status-status di Facebook. Namun saya belum puas, masih ada satu organ penciri sekunder yang masih belum disembunyikan kebanyakan wanita. Apakah harus menunggu munculnya istilah baru lagi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: