Festival Film Biokonservasi 2013, Aksi dan Kreasi Mahasiswa Biologi Unand

Festival Film Biokonservasi (FFB) kembali diangkatkan oleh mahasiswa Biologi Universitas Andalas. Rabu 8 Mei 2013 bertempat di ruang seminar gedung E, 15 buah film singkat berdurasi 7-10 menit ini berhasil memukau penonton dan mendapatkan riuhan tepuk tangan. Festival yang dibuka oleh ketua jurusan Biologi, Dr. Jabang Nurdin, ini mengangkat tema “Smart Saving, Smart Living”.

Ketua Jurusan, Dr. Jabang Nurdin memberikan kata sambutan

 

Film-film yang diproduksi dan dibintangi sendiri oleh mahasiswa ini mengandung pesan-pesan konservasi dan peduli lingkungan. Pesan-pesan yang diangkat merupakan pesan-pesan dengan isu terkini seperti ilegal logging, konflik kepentingan antara uang dan perlindungan, perburuan satwa liar, sampai ke isu yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari seperti sampah dan perilaku hemat energi

FFB kali ini mengundang para komentator dan juri dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, dari UKM Sinematografi Unand, dan dari jurusan Biologi Unand. Ada 4 kategori penghargaan yang diperlombakan: Film terbaik, Tema dan Isi terbaik, Sinematografi terbaik serta Film favorit pilihan penonton. Judul film singkat yang diputar dalam festival ini adalah:

  • · Pemulung Air
  • · Bebas
  • · Siti NurPenyu
  • · 5 Sahabat 5 Mimpi (Pemenang kategori Tema Terbaik)
  • · The Hunter
  • · Jan Sasuko Hati Se
  • · Ada Apa dengan Genji? (Pemenang kategori Film Favorit)
  • · Nature’s Precious Heritage
  • · Konservasi Hewan
  • · Trash Monster
  • · Nenek Galau
  • · Salah Siapa? (pemenang kategori Sinematografi Terbaik)
  • · Hitam Hjau (Pemenang kategori Film Terbaik)
  • · Malin Kundang Perusak Hutan
  • · Kiamat Sampah

Semua film ini beserta film-film dari FFB tahun sebelumnya, sudah bisa ditonton pada channel Biokonservasi Unand di YouTube http://www.youtube.com/BiokonservasiUnand.

Penonton pun hadir dari berbagai kalangan mulai dari siswa, mahasiswa, guru, dosen, dan umum. Siswa-siswi serta guru dari SMP 8 yang ikut hadir menjadi penonton undangan dalam FFB ini sangat mengapresiasi film-film ini. Cara penyampaian pesan berbentuk film singkat dengan cerita dan akting yang kreatif, lucu dan menarik menjadi nilai lebih tersendiri yang bisa membuat pesannya tersampaikan dengan baik walaupun untuk yang masih SMP. Dosen Biologi Universitas Andalas, Dr. Syaifullah, salah satu pengasuh mata kuliah Biokonservasi ini juga hadir dan memberikan penjelasan tentang apa itu Biokonservasi. Konservasi itu ada tiga pilar: konservasi ekosistem, konservasi tingkat spesies dan konservasi tingkat genetik. “FFB kali ini telah berhasil mengangkat pesan konservasi tingkat ekosistem dan spesies, namun isu tentang konservasi tingkat genetiknya belum ada terlihat untuk tahun ini” saran dari doktor lulusan Australia ini untuk FFB tahun berikutnya.

Dr. Syaifullah menjelaskan tentang konservasi

Festival Film Biokonservasi ini merupakan final project untuk praktikum matakuliah Biokonservasi di jurusan Biologi Universitas Andalas. Pembuatan film ini merupakan bagian dari materi tentang penggunaan media dalam pesan konservasi dan mendidik para praktikan agar menjadi agen-agen penyampai pesan konservasi. Sehingga isu perlindungan alam dan keanekaragaman hayati ini menjadi isu penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain pembuatan film, sebelumnya praktikan juga sudah aktif menyebarkan pesan-pesan konservasi melalui jejaring sosial Facebook serta melakukan kegiatan penyuluhan langsung ke berbagai lapisan masyarakat (Community Outreach).

Sumber: Web Jurusan Biologi Universitas Andalas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: