Mencari kumbang pemakan bangkai, Dermestes sp.

Untuk buat spesimen tulang, maka kulit dan daging dari hewan harus dibersihkan. Timbul pertanyaan bagaimana cara membersihkannya. Pertama bisa dengan cara manual yaitu membuat dan mengikis seluruh daging yang ada melekat pada tulang. Cara ini juga bisa dipermudah dengan merebusnya terlebih dahulu dengan air atau cairan tertentu agar lebih lunak. Namun cara ini lebih susah apalagi jika terdapat rongga-rongga tulang dan pada hewan yang berukuran kecil.

Ternyata ada cara yang lebih mudah dan bagus, yaitu memakai sejenis serangga pemakan bangkai. Pemakan bangkai yang paling terkenal adalah belatung alias bayinya lalat. Namun cara ini tidak dipergunakan oleh orang karena akan menghasilkan bau yang sangat busuk dan berlendir. Lalat pun berbahaya sebagai vektor penyakit.

Ada sejenis serangga lain yang juga pemakan bangkai, yaitu kumbang pemakan bangkai Dermestes maculatus, familiy Dermestidae. Hewan inilah yang saat ini kami (Museum Zoologi Unand) cari, untuk pembuatan spesimen tulang. Dimana kah bisa didapatkan? Apakah tersedia bebas di hutan sana? Bagaimana cara menemukannya?

Akan banyak lagi pertanyaan yang akan timbul. Apakah jenisnya hanya satu? Saya sangat yakin tidak mungkin satu. Karena kita (Indonesia) sangat kaya dengan jenis. Nah, kalau jenisnya banyak, mana yang paling efektif sebagai pemakan bangkai? Wuih…. parameternya pasti akan banyak. Akan bisa jadi penelitian yang menarik nih. Menghasilkan seorang profesor pun bisa!

Siapa yang mau?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: