Seminar international Dampak Perubahan Iklim Terhadap Keanekaragaman Hayati di Hutan Hujan Tropis Sumatera

Foto copyright Putra Santoso

Dalam gebyar semarak ulang tahun emas 50 tahun, jurusan Biologi Universitas Andalas mengadakan simposium internasional di Hotel Pangeran Padang pada Rabu 12 September 2012. Tema yang diangkat adalah dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati di hutan hujan tropis Sumatera. Sebuah tema yang merupakan isu terkini yang sangat dikhawatirkan oleh para peneliti dunia terhadap keberlangsungan bumi masa depannya.
Simposium yang diikuti sekitar 100 orang peserta dari kalangan dosen, praktisi, peneliti, pemarintah dan mahasiswa ini mendatangkan empat pemakalah Internasional dari Denmark, Jepang dan Indonesia: Prof. Dr. Tsuyoshi Yoneda dari Kagoshima University Jepang, Dr. Carl Traeholt dari Copenhagen Zoo Denmark, Dr. Erizal Mukhtar dari Sumatra Nature Study Center dan Dr. Wilson Novarino Museum Zoology of Andalas University. Simposium yang dimoderatori oleh Dr. Rizaldi ini memaparkan kepada kita bagaimana bumi ini mengalami perubahan iklim yang telah tampak trend dan kecenderungannya selama dua dekade ini, bagaimana efeknya terhadap masa depan hutan kita dan juga pengaruh terhadap fauna. Tidak hanya memaparkan dampak, simposium ini juga memberikan contoh langkah yang dapat dalam penanganan deforestasi yang merupakan salah satu penyebab besar dari perubahan iklim ini.
Prof. Tsuyoshi Yoneda memaparkan dalam presentasinya bahwa telah terjadi kehilangan tutupan hutan sumatera sebanyak 48% dari tahun 1985 sampai 2007 yang disebabkan oleh berbagai faktor terutama karena faktor manusia. Hal ini semakin diperparah dengan adanya perubahan iklim yang terjadi. Dari hasil penelitian selama 30 tahun di plot permanen yang bekerja sama dengan jurusan Biologi Universitas Andalas, didapatkan bahwa setelah tahun 1996 terjadi perubahan yang sangat besar pada vegetasi terutama pada ketinggian yang lebih rendah. Hal ini diakibatkan oleh karena terjadinya fluktuasi cuaca yang sangat besar. Adanya masa yang keadaannya super lembab dan adanya keadaan yang kering membuat pohon-pohon besar mengalami kematian karena tidak mendukung faktor fisiologisnya. Curah hujan yang berfluktuasi tajam ini juga mengakibatkan gangguan tanah. Data dari Prof Yoneda ini juga didukung oleh hasil penelitian Dr. Erizal Mukhtar yang secara spesifik membahas pengaruhnya pada jenis-jenis tertentu.
Tidak hanya pada tumbuhan, perubahan iklim juga mempengaruhi keberadaan hewan. Sebagaimana yang disampaikan oleh Dr. Wilson Novarino salah seorang pakar burung di Indonesia. Perubahan iklim akan mempengaruhi hewan dalam tingkat global, regional serta lokal. Perubahan iklim akan mempengaruhi suhu, kelembaban dan cuaca. Sehingga akan ditemukan daerah pegunungan yang biasanya bersuhu lebih rendah, sekarang ini suhunya tidak lagi sesejuk dulu. Akan terjadi pergeseran daerah yang masih bersuhu sejuk menjadi semakin tinggi ke arah puncak. Jika burung yang hanya bisa hidup di daerah sejuk, maka jenis burung ini akan mengalami penyempitan daerah yang bisa ditempatinya. Jenis ini akan semakin terjepit, dan dikhawatirkan akan terancam punah.
Salah satu penyebab perubahan iklim adalah tingginya laju deforestasi terutama untuk perubahan penggunaan lahan menjadi lahan perkebunan seperti kelapa sawit. Tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan manusia akan produksi semakin tinggi, dan sawit juga termasuk ke dalam komoditi andalan di Indonesia. “Apakah yang akan kita lakukan? Melarang orang atau mengarahkannya?” Itulah pertanyaan yang dilontarkan oleh Dr. Carl Traeholt. Dalam pemaparannya, peneliti yang mengkaji dan mengarahkan pengelolaan sawit di Malaysia dan di Indonesia ini menjelaskan kepada kita bahwa dengan pengelolaan yang baik, perkebunan kelapa sawit masih dapat ditingkatkan keanekaragaman hayatinya dengan kegiatan berupa melakukan pengayaan kebun sawit dengan tumbuhan pohon dan melakukan pengelolaan hama yang terintegrasi seperti penggunaan burung hantu, ular, dan kucing hutan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: