Bufo claviger ditemukan di Tapan

Bufo claviger

Bufo claviger

Katak ini ditemukan di Kubu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Jenis ini ditemukan di halaman rumah bersama jenis katak kasar lainnya berbadan gembul yang biasa kita temukan yaitu Bufo melanostictus. Bufo claviger ini memiliki ciri khas memiliki dua tonjolan keras memanjang mulai dari dekat ujung moncong dan membengkak di bagian atas kepala. Tonjolan ini biasa disebut dengan alur parietal.

Penemuan katak ini ditemukan secara tidak sengaja. Dari tanggal 24-26 September 2010, kami melakukan survei berang-berang di daerah rawa di Tapan dan Lunang Silaut. Waktu itu sekitar jam 8 malam dengan hujan lebat yang sudah mulai gerimis, penulis hendak ke sungai untuk buang air besar. Setelah kembali dari membuang hajat tersebut, di depan pekarangan rumah kepala kampung tempat kami menginap, melompatlah seekor katak di depan saya karena hampir terinjak. Karena cukup banyak mengenal jenis katak serta telah beberapa kali ikut penelitian katak, saya langsung tertarik untuk memastikan jenisnya. Katak yang memiliki tubuh kasar dan berbintil-bintil merupakan ciri dari genus Bufo. Pikiran saya langsung mengeluarkan satu nama yaitu Bufo asper, jenis yang tidak terlalu gembul dan biasa ditemukan. Namun mata saya melihat suatu keanehan, adanya dua tonjolan yang memanjang dan membulat di atas kepalanya. Ini berarti jenis yang berbeda dan belum pernah saya lihat sebelumnya. Jenis ini bernama Bufo claviger.

Katak ini ternyata salah satu jenis katak yang menarik segi ilmiahnya, karena informasi tentang keberadaan jenis masih belum lengkap. Dari data IUCN, katak ini hanya ditemukan di Bengkulu bagian utara dan informasi yang diragukan juga menyebutkan terdapat di pulau Nias. Dari segi habitatnya disebutkan hidup di hutan dataran rendah. Penemuan ini berarti bisa mengungkapkan penambahan data daerah penyebaran hewan ini, dan ternyata juga mampu hidup di dekat kehidupan manusia.

Namun, karena kami merupakan pihak yang belum memiliki kapasitas dalam publikasi ilmiahnya, hal ini bisa menjadi wacana bagi peneliti katak untuk mengkajinya lebih lanjut.

One Response to Bufo claviger ditemukan di Tapan

  1. Ping-balik: Beda tempat, beda penghuni | Tulisanku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: