Orang Indonesia menyatakan perasaannya dengan organ tubuh yang salah!

Qalbu itu hati atau jantung???

“statement” pada judul dan pertanyaan diatas sebenarnya butuh penjelasan yang lebih dalam oleh para ahli di bidang bahasa. Wacana ini saya coba angkat karena saya pikir hal ini bisa menjadi dasar penelitian, terutama di bidang Islam dan kesehatan.

Bahasa Indonesia menggunakan organ tubuh bernama hati dalam menyatakan perasaan. Kenapa saya katakan ini salah?. Coba perhatikan bahasa selain bahasa Indonesia ini.

Dalam bahasa Inggris, orang menyatakan perasaan menggunakan organ tubuh yang bernama “heart”. Heart ini dalam bahasa Indonesia secara anatominya adalah jantung. Sedangkan hati dalam bahasa Inggris disebut “liver”.

Bagaimana dengan bahasa Arab? Berdasarkan google translate dan mesin pencari google, pertanyaan ini terjawab dengan dua buah gambar di bawah ini yang saya salin tempel saja dari situs yang isinya berbahasa arab (fa.farsiteb.com dan sehha.com).

Jadi, “qalbu” artinya adalah jantung (organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh). Sedangkan yang disebut hati (organ yang berfungsi sebagai penyaring darah dari bahan-bahan beracun) dalam bahasa arabnya adalah “kabid”.

Lalu bagaimana dengan hadits berikut ini (saya kutip hadits lengkapnya):

عَنْ أَبِي عَبْدِ اللهِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : إِنَّ الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا أُمُوْرٌ مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ، فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ فَقَدْ اسْتَبْرَأَ لِدِيْنِهِ وَعِرْضِهِ، وَمَنْ وَقَعَ فِي الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِي الْحَرَامِ، كَالرَّاعِي يَرْعىَ حَوْلَ الْحِمَى يُوْشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيْهِ، أَلاَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللهِ مَحَارِمُهُ أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ
[رواه البخاري ومسلم]

artinya:

Dari Abi Abdillah An Nu’man bin Basyir rhadiyallahu ‘anhuma, dia berkata: Saya telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya perkara yang halal telah jelas, dan perkara yang haram pun telah jelas. Dan di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang meragukan, yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia. Maka barang siapa menjaga dirinya dari perkara yang syubhat, maka ia telah menjaga keselamatan agamanya dan kehormatannya. Dan barangsiapa yang terjatuh dalam syubhat, berarti ia telah terjerumus dalam perkara yang haram, seperti penggembala yang menggembalakan ternaknya di dekat daerah terlarang sehingga hewan-hewan itu nyaris merumput di dalamnya. Ketahuilah, bahwa setiap raja memilliki daerah terlarang. Ketahuilah, bahwa daerah terlarang Allah adalah hal-hal yang diharamkan. Ketahuilah, bahwa dalam tubuh terdapat mudghah (segumpal daging), jika ia baik, maka baik pula seluruh tubuhnya. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah “qalbu”. [1] (HR. Bukhari dan Muslim

Apakah qalbu di sini artinya memang berupa organ jantung? Butuh ulama dan pakar yang bisa menjawab. Setelah terjawab, maka butuh para ilmuwan kedokteran dan psikologi juga yang bisa mengungkapkan dan menjelaskan hal ini sesuai dengan Islam.

Nah, berarti selama ini Bahasa Indonesia menggunakan organ tubuh yang salah.

O ya, setelah searching ternyata ada juga tulisan yang senada dengan ini dengan penjelasan yang lebih baik. Klik di sini untuk mengunjunginya.

7 Responses to Orang Indonesia menyatakan perasaannya dengan organ tubuh yang salah!

  1. denfathurrahman mengatakan:

    assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

    kahifahaluk ad?? mhn izin tmbhkn link blo ad d t4deden yo??

    slhkn b’knjg pulo k denfathurrahman.wordpress.com

  2. Aadrean mengatakan:

    Wa’alaikummussalam,
    Alhamdulillah sehat. Sangat boleh

  3. Acacicu mengatakan:

    Kita doakan saja kedepan akan ada perbaikan untuk istilah ini, Amin;Ohya, salam kenal.

  4. Taufiq mengatakan:

    Assalamualaikum

    saya ada tulisan tentang Qalbu juga, sependapat juga dengan pendapat Aadrean.
    berikut alamat emali saya art.tomorrow@yahoo.co.id.
    kita perlu meluruskan kesalahan itu, karena di Al Quran kata qalbu dibahas sampai 300 ayat.
    sesuatu yang sangat penting sampai dibahas begitu banyak.
    saya tunggu respon emailnya. semoga jadi ilmu yang bermanfaat dunia dan akherat aamiiin.

    Wassalamualaikum

    Muchammad Taufiq

    • Aadrean mengatakan:

      Wa’alaikumussalam, terima kasih banyak atas kunjungan Muchammad Taufiq.
      Apakah tulisannya diterbitkan di blog juga? Apa alamat blognya?

      Ada pertanyaan saya berikutnya yang masih penasaran di bidang kesehatan:
      Kalau perasaan itu letaknya di jantung, dibagian apanya, dan bagaimana struktur dan fungsi yang mengatur perasaan itu?
      Berarti beda dengan pikiran ya?! Kalau pikiran di otak, perasaan di jantung. Begitukah?

  5. ibnu nugroho mengatakan:

    assalamu’alaikum.
    jazakallah khair akhy.. tulisannya sungguh bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: