Ternyata ada perburuan kalong di Cagar Alam Rimbo Panti!!!

Perburuan binatang ternyata juga terjadi di kawasan konservasi yang seharusnya terlindungi. Bahkan malah terjadi di Cagar Alam (CA). Bersama dengan polhut CA Rimbo Panti, pada tanggal 1 Agustus 2010, kami tim berang-berang yang sedang survei keberadaan berang-berang di rawa CA Rimbo Panti ini menemukan adanya aktifitas perburuan kalong (Pteropus vampyrus).

Jaring kalong

Jaring kalong yang terpasang di celah-celah hutan (perlu kejelian untuk dapat melihat jaringnya yang halus)

Dalam perjalanan menyusuri sungai-sungai rawa, kami dikejutkan dengan penemuan yang mencengangkan. Ditemukan jaring kalong yang sedang terpasang. Pemasangan jaring ini dilakukan di antara celah hutan. Jaring dinaikkan dengan katrol yang telah terpasang di ujung 2 pohon tinggi yang berhadapan. Lebih lanjutnya kami juga mendapatkan dua ekor kalong yang telah dimasukkan ke dalam boks yang siap untuk dibawa dan dijual. Dari jejak-jejak yang ditinggalkan, kami juga menduga sekelompok pemburu ini telah mulai mencari celah-celah hutan lain sebagai tempat-tempat strategis pemasangan jaring berikutnya.

Kotak penyimpan kelelawar

Kotak penyimpan kalong yang telah tertangkap

Dua ekor kalong di dalam kotak

Dua ekor kalong di dalam kotak

Dari informasi yang didapatkan, kalong merupakan salah satu hewan yang sangat diminati sebagai menu makanan pendamping minum tuak. Kalong-kalong ini biasanya akan dimasak dan dijual di kedai-kedai tuak (parter) di Panti. Selain kalong ini berbagai jenis daging hewan lain juga dimakan yaitu babi dan anjing (pastinya), berbagai jenis kera, biawak dan berbagai jenis hewan lainnya.

Cagar alam Rimbo Panti adalah salah satu cagar alam di Sumatera Barat. CA ini terletak di kabupaten Pasaman. Lokasinya terletak di jalan lintas Sumatera (Padang-Medan) yang membelah kawasan ini menjadi dua, kawasan perbukitan di sebelah barat dan kawasan rawa di sebelah timur. Dengan luas 3120 Ha, kawasan konservasi ini meliputi dua tipe habitat yaitu hutan perbukitan dan hutan rawa. Hutan rawa inilah yang menjadi ciri khasnya. Rawa dengan memiliki banyak sumber air panas yang keluar dari kawasan ini. Sumber air panas ini telah dijadikan sebagai objek wisata yang menarik dengan dibentuknya taman wisata alam Rimbo Panti.

Kalong merupakan termasuk kelelawar pemakan buah (subordo: Megachiroptera). Seluruh kelelawar pemakan buah memiliki peranan ekologis yang sangat penting bagi hutan. Mammalia terbang inilah yang membantu penyerbukan serta memencarkan berbagai jenis biji tanaman hutan termasuk juga tanaman durian. Mungkin pohon durian yang anda miliki di kebun anda adalah hasil pemencaran hewan ini. Dengan jumlah populasinya yang menurun secara drastis, selamatkan kalong sekarang juga.

Jaring kalong yang terpasang di celah-celah hutan (perlu kejelian untuk dapat melihat jaringnya yang halus)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: